Just a Reflection

Sungguh, saya merasa bersyukur pernah hidup di berbagai daerah sehingga tidak terjebak dalam kondisi homogen yang sangat signifikan dalam membentuk pola pemikiran dan identitas kita. Sugguh saya bersyukur orang tua saya selalu berpegang pada nilai nilai keberagaman dan percaya bahwa agama adalah urusan kita dengan Tuhan. Saya banyak belajar bahwa terkadang being individualist has some benefit in your life. Indonesia kadang terlalu guyub, terlalu care about each other business. Sudahlah kalau memang bukan urusanmu, saya percaya hidup itu adalah pilihan di mana setiap orang harus bertanggung jawab atas setiap pilihannya tersebut. Memang terdengar egois (but then we can’t always make everyone’s happy). Saya bersyukur berbagai pengalaman hidup di tempat yang berbeda mengajarkan saya untuk menghormati nilai-nilai yang berlaku di setiap daerah tersebut. Saya belajar betapa mengerikannya jika sebuah kelompok mayoritas bersatu dan saling mengamini nilai nilai mereka. Saya belajar bagaimana sakitnya menjadi minoritas dan had to please majority voice. Tapi yang terpenting saya belajar bagaimana hidup berdampingan sekalipun dengan nilai yang berbeda. Selama tidak menjadikan orang orang itu pribadi yang berbeda. Saya punya teman yang mati matian mendukung prabowo, saat saya secara terbuka mendukung Jokowi, we still a very good friend. Itu kan hanya pilihan politik. Tentu saja tidak semua orang bisa setuju dengan pemikiran saya, toh sekali lagi itu pilihan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s